Postingan

Kita Tak Jauh Dari Bencana

bila kita biarkan para penipu menjadi pemimpin  yang dengan manis menjanjikan kesejahteraan  tapi pada setiap jengkal tanah yang kau pijak mereka mengambil apa yang menjadi hak kalian  bila kita biarkan saja mereka seperti itu  maka tunggulah waktu  sebab kita tak jauh dari bencana

Kemana lagi sepi akan pergi

Ketika malam turun di hatiku Menutup gelap waktu Dengan seribu cadar dari debu dan angin Ke mana lagi sepi akan pergi Ketika cahaya senja pecah di laut  Dan jatuh di atas perahu asing   Lalu tenggelam bersama bulan tua di langit  Kekasih jiwa berbisiklah di hatiku Ke mana lagi sepi akan pergi Bukit Alas, 4 Oktober 2012 ROH IBLIS MENGGENGGAM JANTUNG KEKUASAAN MEREKA TAK PUNYA HATI UNTUK MELIHAT DAN MENDENGAR SEDANGKAN KITA HANYA DISATUKAN OLEH CINTA YANG LEMAH KETIKA KAU BERTERIAK MENGACUNGKAN PEDANG MEMBELA KAUM TERTINDAS AKU TERJEPIT DIANTARA KAOS SEPATU MEWAH DAN SENYUMAN PENUH TIPU DAYA AKU INGIN PUNYA SUARA LANTANG SEPERTI PETIR YANG DENGAN SATU PEKIKAN DAPAT MEROBOHKAN KEANGKUHAN PENGHISAP HIDUP KAUM LEMAH   Almufarridun Yang setia dalam  ingat Ketika duduk, berdiri dan berbaring Yang hatinya senantiasa tertaut pada mihrab dan gafura langit Dia Almufarridun penempuh jalan asing Laki-laki dan perempuan ...

Bunga Rampai

SELEMBAR KAIN BENDERA sepanjang tahun terlipat rapi di almari  berdebu kusam dalam waktu  setahun sekali terpajang berkibar di halaman depan  hanya selembar kain bendera anakku  setiap jahitannya adalah kisah tentang sebuah bangsa  tentang patriotisme dan kepahlawanan  tentang kebanggan dan harga diri  yang tertera dalam warna merah putih  hanya selembar kain bendera anakku  yang telah dipertahankan dengan darah dan jiwa  oleh orang-orang terdahulu yang perwira  dalam hening cipta hari ini aku tunduk dalam renungan  adakah ia masih bermakna di hati para penyelenggara negara  yang saban hari menghianati kepercayaan rakyat  dan bangga menjadi pendusta  yang gagah bicara di koran-koran dan televisi  bahwa mereka telah sempurna berjasa  memerangi kemiskinan dan kebodohan  padahal pada saat mereka bicara  puluhan ribu perempuan mulia bangsamu teraniaya d...

Penyesalan

Gambar
SEBELUM ANDA MENYESAL Kadang kala orang menghadapi penderitaan fisik dan rohani serta berbagai kesulitan di dunia. Perasaan-perasaan (penderitaan) ini begitu kuat sehingga tidak bisa dibandingkan dengan rasa sakit fisik manapun. Perasaan yang menyebabkan tekanan besar dalam jiwa manusia yang dimaksud disini adalah sebuah perasaan yang disebut dengan 'penyesalan'. Ada dua bentuk penyesalan yang sangat berbeda satu sama lain. Yaitu,  penyesalan yang dirasakan oleh orang beriman dan penyesalan yang dialami orang yang tidak beriman (kafir). Orang-orang yang beriman  adalah orang-orang  yang memiliki  kepercayaan sepenuhnya bahwa setiap peristiwa yang terjadi merupakan Kehendak Allah, dan apa pun yang menimpa mereka juga atas Kehendak Allah. Hal ini menjelaskan betapa mereka memiliki kepercayaan penuh dan tidak berputus asa pada Tuhan serta melaksanakan ibadah untuk memperoleh ketenangan, pada waktu-waktu yang utama, baik ketika berada dalam masalah atau ketika...

Marilyn Mornington: Islam, Jalanku Mengenal Tuhan

Gambar
  Marilyn Mornington.  “Allah telah mengawasiku sejak lama,” katanya mengawali cerita. “Ia membimbingku ke jalan di mana tidak ada tempat bagiku untuk berputar arah. Itu karena semakin aku mengenal Islam dan Nabi Muhammad SAW, semakin jelas bagiku bahwa ia (Islam) adalah tempat di mana aku ingin berada. Islam adalah apa yang kuinginkan.” Ia bernama Marilyn Mornington, pengacara yang menjadi hakim di sebuah pengadilan negeri di Inggris. Kini, ia juga dikenal sebagai seorang dosen internasional dan penulis tentang hukum keluarga, terutama tentang kekerasan domestik yang dialami perempuan dan anak-anak. Wanita yang pernah menjadi penerima beasiswa di Biara Notre Dame ini memperoleh gelar hukumnya dari Sheffield University. Memulai kariernya di bidang hukum keluarga di Liverpool pada 1976, ia ditunjuk menjadi hakim di Distrik Birkenhead, Liverpool, pada 2004. Pada usianya yang ke-40, dia menjadi pengacara pertama yang ditunjuk menjadi hakim.  Perha...
Gambar
Selembar Fotokopi Injil Barnabas Rp14 M Injil kuno yang diyakini sebagi Injil Barnabas. ANKARA  — Naskah kuno berusia 1.500 tahun yang diyakini sebagai versi asli Injil Barnabas, terus mengundang perhatian dunia. Bahkan, fotokopi satu lembar manuskrip jadul  tersebut bisa dihargai hingga 1,5 juta dolar AS (sekitar Rp 14 miliar). Naskah kuno tersebut ditulis dalam bahasa Aramaic yang diyakini sebagai bahasa yang dipakai Bunda Mariam, ibunda Yesus Kristus. Naskah itu ditulis dengan tinta emas dalam lembaran berbahan kulit. Di dalamnya disebutkan berbagai hal yang bertentangan dengan doktrin Kekristenan pada umumnya. Pada bab 41 tertulis lafal syahadat dan pengakuan terhadap kerasulan Muhammad SAW. “Ketika Adam berbalik, ia melihat di atas pintu gerbang surge tertulis kalimat ‘Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya’.” Selain itu, Injil Barnabas tersebut juga menyebutkan Yesus tidak pernah disalib. Yesus juga dikatakan telah memprediks...

Pengamat: parpol terjebak dalam kartel oligarki

Jumat, 6 Juli 2012 23:17 WIB | 1497 Views  Parpol di Indonesia saat ini dikontrol oleh kartel oligarki, sehingga, sulit keluar dari jebakan lingkaran setan kekuasaan. Beberapa parpol besar memang sudah digenggam kartel oligarki itu," Jakarta (ANTARA News) - Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens mengatakan, partai politik (parpol) di Indonesia sudah terjebak dalam kartel oligarki, yakni kebijakan dan kepemimpinannya ditentukan oleh orang yang sama. "Parpol di Indonesia saat ini dikontrol oleh kartel oligarki, sehingga, sulit keluar dari jebakan lingkaran setan kekuasaan. Beberapa parpol besar memang sudah digenggam kartel oligarki itu," kata Boni, di Jakarta, Jumat. Menurut dia, hanya Partai NasDem yang sedang mencoba meruntuhkan pola kartelisasi parpol tersebut, sebab pimpinan oligarki seperti Ketua Dewan Pembina NasDem, Surya Paloh berada di belakang layar dan membiarkan kalangan muda idealis dan intelektual menjalankan roda part...